wettaNgobrol Santai tentang Sifat Batuan Reservoar di Dunia Migas : Wetabilitas, Tekanan Kapiler, Kompresibilitas
Yo, bro! Sekarang kita mau bahas sesuatu yang penting buat dunia migas, nih. Jadi, kita akan bahas tentang sifat fisik batuan reservoir. Gak usah bingung, gua bakal jelasin dengan gaya yang santai tapi tetep asyik, oke?
Derajat Kebasahan (Wetabilitas)
Ini nih, kayak kemampuan batuan buat dibasahi sama fluida. Contohnya, kalo kita punya batuan sama dua jenis fluida yang gak bisa campur, ada yang namanya wetabilitas. Nah, kebanyakan reservoir itu cenderung “water wet”, jadi air lebih suka melekat di batuan, sementara minyak lebih santai dan gak begitu suka. Jadi, minyak gak punya gaya tarik-menarik sama batuan, jadi lebih mudah mengalir gitu.

Tekanan Kapiler
Ini adalah beda tekanan antara dua fluida yang gak bisa bercampur, gara-gara ada permukaan yang memisahkan mereka. Ini dipengaruhi sama tegangan permukaan, sudut kontak antara minyak, air, dan batuan, plus jari-jari kelengkungan pori. Kompleks banget, ya? Tapi, pokoknya ini penting buat ngatur pergerakan fluida di dalam batuan.
Kompresibilitas
Ini soal keadaan batuan di kedalaman tertentu. Ada dua gaya yang kerja di batuan: satu dari beban di atasnya (overburden), dan satu lagi dari fluida di dalam pori-porinya. Biasanya, kedua gaya ini seimbang. Tapi, kalo tekanan di reservoir berubah, misalnya karena fluida diambil, bisa ganggu kesetimbangannya. Akibatnya, volume pori-pori di batuan bisa berubah.
Gitu deh, pembahasan santai tentang sifat batuan reservoir. Jangan dianggap enteng, ya, karena ini penting banget buat industri migas. Kalo lo ada yang mau ditambahin atau nanya, langsung aja tulis di kolom komentar. Makasih udah baca, bro!